Loading...
  • Home
  • About
  • Product
  • Testimonial
  • How To Buy
  • Pet Tips
  • Contact Us
EN
  • ID
  • EN
  • Home
  • About
  • Product
  • Testimonial
  • How To Buy
  • Pet Tips
  • Contact Us
EN
  • ID
  • EN
  • Pet Tips
  • Blog
  • Nature Bridge - Beauty Pet Beauty U in Indonesia International Pet Expo 2025
Nov 21, 2025
0 seconds read

Nature Bridge - Beauty Pet Beauty U in Indonesia International Pet Expo 2025

Nature Bridge - Beauty Pet Beauty U in Indonesia International Pet Expo 2025

FaLang translation system by Faboba

Relate Articles

  • Not Available

    Sebagai Pawrent NBFriends pastinyakita selalu menganggap anabul kita seperti anak kita. Tentunya kita selalu ingin memenuhi kebutuhan anabul kita dan menjaga anabul kita tetap sehat. Namun tidak dapat dipungkiri, layaknya manusia, hewan peliharaan kita juga bisa sakit karena banyak hal. Beberapa diantaranya karena faktor cuaca, faktor alergi turunan, maupun karena sistem imun yang sedang turun. Itu mengapa kita sebagai Pawrent harus lebih sadar akan penyakit-penyakit yang umum terjadi pada anabul. Berikut di antararanya : Penyakit pada kucing 1. Infeksi Saluran Pernapasan Atas (ISPA) Kucing rentan terhadap infeksi virus dan bakteri yang dapat menyebabkan gejala seperti bersin, hidung berair, dan batuk. Pembersihan rutin dan vaksinasi dapat membantu mencegah ISPA. Perawatan simptomatik seperti memberikan cairan dan makanan lembut dapat membantu pemulihan. 2. Penyakit Gigi dan Gusi Penyakit gigi dan gusi umum pada kucing, terutama jika tidak diberikan perawatan gigi yang memadai. Pembersihan gigi secara rutin oleh dokter hewan dan memberikan makanan yang membantu membersihkan gigi dapat membantu mencegah penyakit ini. 3. Penyakit Ginjal Penyakit ginjal umum pada kucing yang lebih tua. Gejalanya termasuk muntah, diare, kehilangan nafsu makan, dan peningkatan konsumsi air. Diet khusus yang rendah protein dan tinggi air, serta pengelolaan cairan yang cermat, dapat membantu mengelola penyakit ginjal pada kucing. Penyakit pada Anjing 1. Demam Berdarah (Ehrlichiosis) Penyakit yang disebabkan oleh gigitan kutu yang terinfeksi bakteri Ehrlichia. Gejalanya termasuk demam, kehilangan nafsu makan, kelemahan, dan pembengkakan limpa. Pencegahan dengan memberikan perlindungan terhadap kutu dan pengobatan dengan antibiotik diperlukan untuk mengatasi penyakit ini. 2. ⁠Obesitas Anjing yang menderita obesitas rentan terhadap berbagai penyakit termasuk diabetes, penyakit jantung, dan masalah sendi. Pengelolaan berat badan melalui diet seimbang dan olahraga teratur penting untuk mencegah dan mengobati obesitas pada anjing. 3. Alergi Kulit Anjing dapat mengalami reaksi alergi terhadap makanan, serbuk sari, atau kutu. Gejala termasuk gatal, kemerahan, dan iritasi kulit. Identifikasi dan menghindari alergen serta penggunaan obat antihistamin atau steroid dapat membantu mengendalikan gejala. Tentu saja penyakit-penyakit di atas dapat di sembuhkan dengan penanganan yang tepat dari dokter hewan. Tidak hanya itu, kita sebagai Pawrent juga perlu menjaga pola hidup sehat anabul kita dan memberikan pakan yang bergizi baik bagi anabul. Salah satunya dengan mengonsumsi pakan dari NatureBridge. Selain kandungannya yang kaya akan protein hewani yang baik, formulasinya yang telah gluten free atau bebas dari tepung, lebih ramah pada pencernaan sensitif anabul. Namun jika Kamu bisa mendapatkan pakan NatureBridge for Daily Food di official e-commerce CP Petindo serta varian Veterinary Exclusive di klinik hewan di seluruh Indonesia. Dapatkan juga informasi seputar anabul di sosial media @naturebirdgeid!

    Penyakit Umum pada Kucing dan Anjing: Kenali Gejalanya dan Cara Mengatasi

    more

    Sep 08, 2024 3 minutes read
  • The article discusses the importance of considering the potential health risks of feeding dogs grain-free diets and consulting with a veterinarian to ensure that dogs receive all necessary nutrients in their diet, as some grain-free dog foods may be lacking in important nutrients such as taurine, which could lead to health problems such as dilated cardiomyopathy. The article recommends working with a veterinarian to determine the best diet for a dog's individual needs. At Brook Farm Veterinary Center we think it’s important to take a moment to discuss the topic of grain-free dog food. While some pet owners may choose to feed their dogs grain-free diets for various reasons, such as food allergies or personal preferences, it's important to understand that grain-free diets may not be the healthiest option for all dogs. Firstly, it's important to note that grains are not inherently bad for dogs. In fact, many grains, such as rice and oats, can provide important nutrients and fiber that are beneficial for a dog's health. Commercial grain-free dog foods may also substitute grains with other ingredients, such as potatoes or peas, which can also cause health issues if overused. One of the concerns with grain-free diets is the potential link to a heart condition called dilated cardiomyopathy (DCM). While the exact cause of DCM is still under investigation, there is evidence to suggest that a diet lacking certain nutrients, such as taurine, may be a contributing factor. Grain-free diets often contain novel protein sources, which can make it difficult for dogs to get enough taurine and other nutrients. At Brook Farm Veterinary Center, we always recommend consulting with your veterinarian before making any significant changes to your dog's diet. Our team of experienced veterinarians can help you determine the best diet for your dog's individual needs, taking into consideration factors such as age, breed, and any medical conditions they may have. In conclusion, while grain-free diets may be suitable for some dogs, it's important to carefully consider the potential health risks and to work with a veterinarian to ensure that your dog is getting all the necessary nutrients in their diet. Source: https://www.brookfarmveterinarycenter.com/

    Is A Grain-Free Diet Safe?

    more

    Oct 10, 2024 2 minutes read
  • JAKARTA - Memiliki hewan peliharaan menjadi salah satu aktivitas yang menyenangkan dan juga menyehatkan. Salah satu hewan peliharaan yang menjadi primadona adalah kucing. Hewan ini mempunyai tingkah laku yang menggemaskan dan penampilannya yang lucu menjadi daya tarik hewan ini untuk dipelihara. Menurut data Euromonitor 2021, jumlah populasi kucing meningkat dari tahun 2017 ke 2021 sebesar 129 persen.  Selain menjadi hewan peliharaan di rumah, pet owner yang hobi berjalan sambil mengajak anabul ke tempat perbelanjaan seperti mall juga menjadi tren saat ini, semakin banyak mall pet friendly yang menyediakan fasilitas seperti area taman terbuka untuk anabul diajak jalan-jalan. Bahkan banyak influencer yang memelihara dan mengadopsi kucing domestik menjadi kucing yang sangat lucu dan terawat, ini menjadi bukti bahwa pertumbuhan pet lover Indonesia meningkat. Sehingga usaha pet shop menjadi peluang yang menjanjikan dengan semakin meningkatnya pet lover di Indonesia. Namun dengan kondisi iklim tropis dan kelembapan yang tinggi di Indonesia, ditambah dengan karakteristik kucing yang tidak suka minum. Penyakit kulit bulu dan saluran kencing menjadi penyakit yang sering terjadi berdasarkan survei internal yang dilakukan di klinik hewan Indonesia. Oleh karena itu, NatureBridge brand pet food super premium yang diproduksi oleh Bridge PetCare Co., Ltd. Shanghai, China dan di distribusikan oleh PT Sumber Hidup Satwa yang merukapan Perusahaan afilisasi PT Central Proteina Prima Tbk. (CPRO) meluncurkan series terbaru Daily Care dengan tiga produk yaitu Nature Bridge Hair & Skin, Urinary, dan Mother & Baby. Acara ini diselenggarakan pada 25 Juli 2024 di Ayana Mid Plaza Jakarta Pusat. PT Sumber Hidup Satwa telah menjadi partner Bridge PetCare Co., Ltd. sejak tahun 2016. Owner Bridge PetCare,  Jerry Xu menjelaskan Daily Care adalah functional daily pet food yang menggunakan teknologi “freeze dried” melalui proses pembekuan daging asli di suhu -380C selama 26 jam.  “Dengan hadirnya NatureBridge Daily Care kami berharap para pet owner dan hewan kesayangannya dapat hidup lebih sehat, bahagia, dan menua bersama,” tegas Owner Bridge PetCare,  Jerry Xu di Jakarta, Kamis (25/7/2024) Sementara itu, Dirut PT Sumber Hidup Satwa, Paulius Juta menegaskan bahwa produk NatureBridge Daily Care telah terdistribusi merata di dunia, termasuk Indonesia. Menurutnya, tahap awal distribusi akan ada sedikit kendala, namun dengan dukungan tim, pihaknya optimis akan terselesaikan. “Tentunya kendala dari waktu-waktu pasti ada terutama di awal-awal karena kita bawa brand baru ke Indonesia tetapi dengan dukungan dari principle dan dari tim kami yang sudah sangat berpengalaman untuk mendistribusikan di Indonesia. Produk-produk kami sudah terdistribusi dengan cukup merata di seluruh dunia ini,” kata Paulius. Bahkan pihaknya optimis akan menguasai 80 persen pasar Indonesia, dalam 5 tahun kedepan. Meski diakui kini berada di urutan kedua. “Dengan meningkatnya GDP di Indonesia. Kami yakin loyalitasnya selalu ada. kami sangat yakin dalam waktu 5 tahun ke depan kita bisa menguasai produk premium ini keyakinan kami di atas 80% Karena untuk sendiri sekarang ini kita sudah nomor 2,” tambahnya.   Sumber: https://www.mnctrijaya.com/news/detail/67029/naturebridge-daily-care-makanan-premium-bagi-hewan-kesayangandd

    NatureBridge Daily Care, Makanan Premium Bagi Hewan Kesayangan

    more

    Dec 22, 2024 3 minutes read
Prev
Next

logo nb

Stay in touch and keep up to date with the latest news.

instagram tiktok youTube

Useful links

  • About Us
  • FAQ
  • Testimony
  • Pet Tips
  • Contact Us
  • Terms & Conditions

Get updates and stay connected

footer-2 footer-1
  • Privacy policy
  • PT Sumber Hidup Satwa
Copyright © 2026 Nature Bridge Indonesia